| Sarana & Prasarana |
|
Dalam rangka pengembangan Kota Banjarbaru sebagai kota pendidikan, kota jasa, industri dan perdagangan, serta kota permukiman, pemerintah kota berusaha meningkatkan akses pusat permukiman ke tempat fasilitas publik melalui peningkatan jalur trayek angkot. Jumlah jalur trayek angkot pada tahun 2005 sebanyak 11 jalur. Peningkatan kualitas transportasi juga ditandai dengan menurunnya angka kecelakaan lalulintas dan meningkatnya kualitas pengujian kendaraan. Angka kecelakaan lalulintas pada tahun 2005 sebanyak 37 kali dan pengujian kendaraan sebanyak 30 %. Untuk menunjang rencana pemindahan kantor pemerintahan propinsi ke Banjarbaru dan dalam rangka pengembangan Kota Banjarbaru sebagai kota jasa industri dan perdagangan, pemerintah kota berencana membangun terminal type A. Penetapan lokasi terminal type A di Banjarbaru telah dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan. Pembangunan ini diharapkan sharing antara pemerintah pusat, pemerintah propinsi dan pemerintah Kota Banjarbaru. Peningkatan kualitas perhubungan harus pula didukung dengan peningkatan prasarana jalan dan jembatan. Pada tahun 2005 panjang jalan dirinci perjenis permukaan jalan yang sudah beraspal sepanjang 425.040 km, berbatu 14.715 km, kerikil 18,343 km dan sisanya berupa jalan tanah 50.459 km. Jika dilihat dari kondisi jalannya maka 257.421 km dalam kondisi baik. Panjang Jalan Kota Menurut Jenis Permukaan
Dirinci Setiap Kecamatan ![]() |







