Pencarian

banjarbaru.NET adalah sebuah media informasi dan jaringan usaha/bisnis Kota Banjarbaru. Media ini merupakan sebuah media ekonomi yang dikelola oleh pihak non-Pemerintah untuk mendukung pengembangan Kota Banjarbaru.

www.banjarbaru.net
Forum Komunitas dan Diskusi Online Publik Kota Banjarbaru.
Forum ini merupakan forum online yang dikelola pihak non-Pemerintah Kota Banjarbaru dan dapat diakses melalui alamat www.banjarbaru.org atau dengan meng-klik link di bawah ini :
banjarbaru.ORG
Jika anda mempunyai saran ataupun kritik untuk Pemerintah Kota Banjarbaru, Anda dapat menyampaikan hal tersebut kepada Pemko Banjarbaru melalui media yang telah disediakan. Media penyampaian kritik dan saran untuk Pemko Banjarbaru adalah melalui :
 
LAYANAN SMS PUBLIK EMAIL PENGADUAN
SMS ke 08 11 51 6767 pengaduan @ banjarbarukota.go.id
Pengaduan
Terpaksa Ruang Dokter Jadi Tempat Inap
Kamis, 28 Januari 2010

Merebaknya penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Banjarbaru membuat status daerah itu termasuk kejadian luar biasa (KLB). Bahkan, RSUD Banjarbaru kini dipenuhi pasien penyakit yang disebarkan nyamuk aedes aegypti tersebut.

Pantauan Banjarmasin Post, Kamis, RSUD Banjarbaru dipadati warga Banjarbaru dan sekitarnya yang di antaranya terserang DBD.

Semua ruang di RSUD itu penuh pasien. Hanya beberapa tempat tidur yang kosong namun tidak lama kemudian pasien baru kembali datang mengisi kekosongan tersebut. Di ruangan anak, hampir semua ruang penuh, ada yang baru satu hari dirawat ada juga yang sudah seminggu dirawat.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Banjarbaru Diah Ratih Susiarini, mengatakan, dalam seminggu terakhir ini sebanyak 22 pasien dirawat di RSUD akibat DBD. "Hampir semua ruangan penuh, kecuali ruang bersalin dan bayi. Pasien DBD tersebut tersebar di seluruh ruangan, rata-rata 2-3 orang di tiap ruangan," katanya.

Dikatakannya, jumlah pasien melebihi kapasitas. Di ruang anak tersebut terdapat 17 tempat tidur, namun lebih dari separuhnya, atau delapan tempat tidur untuk pasien DBD.

Terkait dengan kekhawatiran meningkatnya penderita DBD, pihak RSUD telah menyiapkan delapan tempat tidur tambahan.

"Kita siapkan di ruangan khusus, yang sudah menampung enam orang penderita DBD baru yang tengah dirawat dari delapan tempat tidur tambahan yang disediakan," katanya.

Ruangan khusus tambahan tersebut merupakan ruangan untuk ruang dokter muda bekerja, sementara ini dijadikan tempat penampungan tambahan untuk merawat penderita DBD.

Selama Januari ini, setidaknya tercatat sebanyak 47 warga positif terserang DBD. Bahkan keganasan nyamuk aedes aegypti di Banjarbaru sudah merenggut nyawa Irene (6) seorang penderita asal Jaln RO Ulin, Banjarbaru, yang meninggal dunia Selasa (26/1), akibat DBD.

Sumber : Banjarmasin post

 
Banjarbaru

garis batas

LPSE Kota Banjarbaru

garis batas

Apeksi

garis batas

Banjarbaru

 

Profile (Organisasi & Tugas Pokok) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarbaru.

Download e-Book Profile Organisasi BKD Banjarbaru dengan cara mengklik gambar di samping.